Archive for August, 2008

Kekuatan keyakinan….

Sewaktu saya kecil,setiap kali mengantarkan ayah saya ke Bandara untuk berangkat bertugas, saya seringkali membayangkan betapa senangnya saya jika mendapatkan kesempatan seperti ayah saya, menjelajahi nusantara dan bahkan dunia…

Inilah mimpi saya yang mengantarkan saya ke tempat saya berada saat ini, Groningen…

Harapan dan mimpi saya terus saya pelihara bahkan sampai saya kuliah. Saat saya kuliah dan bekerja pada kantor internasional di universitas saya pun saya seringkali berkata pada diri saya sendiri” Someday i will be there..i’ll be in the Netherlands…”

Saya terus memelihara dan memupuk keyakinan yang saya miliki saat itu, saya akan ada di Belanda suatu saat nanti. Waktu itu sering pula berbagai pertanyaan muncul di kepala saya ” bagaimana saya bisa sampai ke sana? Kuliah di Eropa adalah hal yang sangat berat dan rasanya dengan kondisi finansial keluarga saya, saya tak akan mungkin kuliah di sana dengan uang saya pribadi…”

Namun saya terus memelihara keyakinan saya…

Di tingkat 2, saya mulai mengumpulkan berbagai informasi tentang bagaimana saya bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar ke luar negeri, mencari universitas yang menarik bagi saya untuk menuntut ilmu di tempat tersebut..

Dan suatu ketika ketika saya tengah membaca leaflet program master penerjemahan di Universiteit Maastricht saya berujar pada diri saya sendiri “Saya akan sampai ke tempat ini…..”

Namun saya tak pernah membiarkan keyakinan saya ini menjadi obsesi apalagi ambisi saya,karena sejujurnya saya sama sekali bukan orang yang ambisius. Saya adalah seorang penikmat hidup yang merasa bahagia ketika saya bisa melakukan apapun yang bisa membuat saya tenang dan bahagia.

Sampai suatu ketika perjalanan waktu mengantarkan saya kepada keyakinan dan mimpi saya di masa lalu.

Ketika saya tengah menjalani pendidikan sebagai dosen muda di program studi saya, suatu ketika atasan saya memanggil saya dan berkata pada saya ” Kamu akan berangkat ke Maastricht tahun depan”

Betapa saya hampir tidak mempercayai ucapan beliau “Maastricht, sebuah kota cantik di selatan Belanda..Alhamdulillah Rabbi…akhirnya Engkau menyampaikan ku kepadanya”

Dan akhirnya pun , untuk kali pertama dalam hidup saya, saya pergi meninggalkan keluarga saya di Indonesia,menempuh perjalanan beribu-ribu mil dari tanah air menujuh sebuah tempat baru yang telah menjadi bagian dari masa lalu saya.

Sebelum berangkat ibu saya pun berkata ” Maastricht..di sanalah tinggal seorang suster yang telah membantu mama melahirkanmu, Nak. Dan ternyata apa yang terjadi di masa lalu mengantarkanmu pada tempat yang secara tidak langsung memiliki keterkaitan dengan keberadaanmu…”

Namun sayang sekali, saya tidak berhasil melacak keberadaan suster tersebut selama saya di Maastricht. Saat itu ingin sekali saya menjumpainya dan mengatakan ” Terima kasih karena bantuan anda, ibu saya bisa melahirkan saya…”

Dan setelah tugas saya selesai saya pun kembali ke tanah air. Orang tua saya yang semakin menua membuat saya ketika itu tak ingin jauh dari mereka, membuat saya ingin selalu dekat dengan mereka. Saya coba perlahan-lahan mengubur keinginan saya untuk sekolah di Belanda karena saya sadar akan sulit bagi saya meninggalkan ayah bunda saya di tanah air meski nyala keyakinan saya tetap bersinar di dalam hati saya.

Namun sekali lagi tangan Allah menyampaikan saya pada keyakinan saya sendiri. Awalnya berat bagi saya untuk sekali lagi meninggalkan keluarga saya, namun rupanya tiada yang bisa melawan kehendak Allah, namun rupanya ridho orang tua saya memudahkan jalan saya saat ini.

Ayah saya pun berkata ” Jangan biarkan kami menghalangi jalanmu nak…Kami ingin kamu menjadi manusia yang jauh lebih baik dari kami, kami ingin kam meilhat wajah dunia lain, kami ingin kelak kamu menjadi perempuan yang lebih kuat lagi karena pengalaman hidup…karena suatu saat kamu akan menjadi ibu, dan kami ingin kamu menjadi ibu yang lebih kuat sehingga kamu tau bagaimana cara membesarkan dan mendidikanak-anakmu dengan cara yang lebih baik dari kami..pergilah nak..”

Dan akhirnya sayapun belajar untu tetap pada janji saya … untuk bisa ikhlas menerima apapun ketetapan Allah yang terbaik bagi saya…dan ketika Dia mengatakan ” ini saatmu untuk pergi”, maka sayapun belajar untuk ikhlas meninggalkan orang tua saya, dengan ikhlas menjalani amanah yang saya terima..

Dan pagi ini saya kembali merenung..

Bahwa Allah menyampaikan saya ke tempat ini..bahwa dengan keyakinan yang terus saya pupuk saya sampai di sini….

Dan tiada lain yang bisa saya lakukan selain terus belajar bersyukur atas nikmat ini dan terus menjaga amanah yang dipercayakan kepada saya kali ini…

Dan biarkan keyakinan menyampaikanmu pada apa yang kamu yakini….

Groningen, 27 Agustus 2008

05.50

August 27, 2008 at 4:04 am 3 comments

sure…

It has been a year since i went back home and in the next 8 days i’ll leave my family, my bestfriends and also my lovely country.
Just alone, go abroad, reach my dream and all the possibilities that i can reach.
Surely it is a new phase in my live, to be so far away from home for a long time.
It’s hard to do, but i believe that i’m able to do.
All i want to do is doing the best things not only for me, but also for people that i really love.
This is a good chance (which not everyone could be able to get or do it) try to give positively perspective about Indonesia, about moslem.
That we are not terrorist, that islam is a democracy and we are not make war.

August 15, 2008 at 7:55 am 1 comment

Reuni musiman SMUNSA 2000

Setelah 8 tahun lulus dari SMA, saya dan teman-teman praktis sudah sangat jarang bertemu. Nah event yang sering kita manfaatkan sebagai ajang reuni adalah saat resepsi pernikahan salah seorang teman kami. Banyak sekali yang biasanya kami bicarakan saat bertemu, mulai dari joke karena kebanyakan dari teman-teman saya yang laki-laki sudah mulai menggendut dan membesar perutnya…heheheehe…, bahasan mengenai teman-teman SMA dulu, pekerjaan dan SIAPA YANG AKAN MENIKAH BERIKUTNYA???…hahaahahaha. Pertanyaan terakhir ini biasanya pertanyaan pemungkas:-D

Nah, berikut ini cerita melalui gambar yang berhasil saya kumpulkan *WTS a.k.a Wartawan Tanpa Surat Kabar mode on*

August 10, 2008 at 12:33 am Leave a comment


Calendar

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Posts by Month

Posts by Category


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.