Idul Fitri nan syahdu…

October 2, 2008

Tahun ini merupakan Ramadhan terberat bagi saya. Berada di negara yang beribu-ribu mil jauhnya dari tanah air saya, negara yang akar budayanya begitu jauh berbeda dengan budaya saya. Meski komunitas muslim di negara kincir angin merupakan komunitas muslim terbesar di Eropa, toh tetap saja ada yang sangat berbeda dengan Ramadhan saya kali ini. Berpuasa jauh dari keluarga terasa beraaaatttt sekali. Di awal Ramadhan, saya seringkali membayangkan betapa nikmatnya berpuasa di Indonesia: sahur dan berbuka bersama keluarga, tarawih berjamaah dan suara adzan yang terdengar merdu di telinga setiap kali waktu sholat tiba. Ya…saya baru tersadar, bahwa kebersamaan dengan orang-orang yang kita cintai (terutama di bulan yang amat spesial sperti Ramadhan) adalah kenikmatan yang tak terbayarkan. Alhamdulillah, saya memiliki housemates dan sahabat-sahabat yang baik. Yang tak pernah sungkan menemani hari-hari Ramadhan saya kali ini.

Ketika Ramadhan hampir berakhir, kerinduan saya terhadap tanah air makin memuncak. Saya ingin sekali berada di Indonesia ketika malam takbiran, ingin sekali berada di rumah menemani ibu saya memasak ketupat dan opor atau menemani ayah saya bertakbir di rumah. Air mata saya tak terasa mengucur deras saat mendengar gema takbir bergema melalui siaran radio streaming. Saya teringat ayah bunda dan adik-adik saya:-(. Seketika itu saya pun menelepon mereka untuk sekedar bertanya tentang apa yang sedang mereka kerjakan saat itu. Senang sekali rasanya mendengar suara ayah ibu saya, setidaknya suara saya bisa mewakili ketidakhadiran saya di keluarga kala itu. Mereka pasti sedih karena berhari raya tanpa kehadiran anak sulungnya. Saya pun berusaha menutupi kesedihan saya berlebaran seorang diri di Belanda.

Alhamdulillahnya saya tidak sendirian. Saya memutuskan untuk berhari raya di Den Haag bersama teman-teman saya lainnya. Bahagia sekali saat kami berjalan menuju masjid Al Hikmah.Kembali bertemu dengan saudara-saudara setanah air, saudara-saudara seiman. Ya…saya tak sendirian, merekalah keluarga saya saat ini:-)

Seusai sholat Ied dan berkunjung ke rumah duta besar di Wassenaar saya bahagia. Senang sekali rasanya saya bisa bertemu dengan beberapa teman yang tinggal di kota lain di Belanda dan bahkan bertemu kembali dengan kakak kelas saya di bangku kuliah yang sudah begitu lama tak saya jumpai. Ternyata berlebaran di sini pun nikmat karena saya masih bisa bersilaturahmi dengan saudara-saudara saya seiman di sini:-)

Entry Filed under: Zonder categorie. .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

October 2008
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Most Recent Posts